Kamis, 04 Juni 2009

HOTEL DI BALIKPAPAN

Ini adalah HOTEL GRAND TIGA MUSTIKA




Ini adalah HOTEL MEGA LESTARI



Ini adalah HOTEL NOVOTEL




Ini adalah ruangan di dalam HOTEL GRAND SENYIUR


PEDAGANG KAKI LIMA DI BALIKPAPAN























Ini adalah berbagai maacam pedagang - pedagang kaki lima yang ada di balikpapan,sebagian dari meraka kelangsungan hidupnya hanya bertahan dengan berdagang kaki lima karna tidak ada pekerjaan lain.

Rabu, 03 Juni 2009

HOTEL GRAND SENYIUR




BARITO SWIMMING POOL

Swim at our Barito Swimming Pool and enjoy complimentary meal or refreshment of Fried Rice or 3 Scoops of Ice Cream or Soft Drink only at Rp.30.000,-nett/pax from Monday to Friday and Rp.40.000,-nett/pax on Saturday, Sunday and Public Holiday.

For Every Purchase of 10 (ten) admission tickets to our Barito Swimming Pool, get free admission for another 1 (one) person included complimentary meal or refreshment.



MUSTIKA - ONE STOP ENTERTAINMENT

Our newest outlet is at the 7th floor of Hotel Grand Tiga Mustika with the concept of Karaoke, Cafe, Billiard and Fitness combined as a one-stop entertainment place in Balikpapan.

Mustika Karaoke, Cafe, and Billiard

Mustika Karaoke with the selection of 11 Private Rooms and 1 VIP Room is facilitated with LCDs, computerized Karaoke System and the best Sound System. Price is available starting from Rp 75.000,-nett/hour and for F&B Package starting from Rp 750.000,- nett

Billiard is available at Rp 60.000,-/hour

MONTH PROMO : Get 40% discount for Karaoke Room, 20% discount for F&B and 15% discount for Billiard*

* Subject to terms and conditions

Mustika Fitness Centre

Mustika Fitness Centre is a fully equipped facility with the latest fitness equipments provided for Hotel Guests and Members to maintain their health and well-being. Membership is available starting from Rp 900.000,- / 3 months



MICE PACKAGE

Our MICE packages are offering the best service at very reasonable price with 6 meeting facilities available to choose from, to accomodate small group of 20 up to 300 people for your meeting, conference and gathering. Please contact our sales marketing officer for further information.

Teratai Ball Room
Location : 1st Floor
Dimension : 560 m2
Capacities :
* CLASSROOM 250
* THEATER 550
* U-SHAPE 150 (DOUBLE)
* ROUND TABLE 350 (SET MENU)
Berlian
Location : 2nd Floor
Dimension :144 m2
Capacities :
* CLASSROOM 80
* THEATER 150
* U-SHAPE 60 (DOUBLE)
* ROUND TABLE 80
Crystal
Location : 2nd Floor
Dimension : 160 m2
Capacities :
* CLASSROOM 100
* THEATER 150
* U-SHAPE 60 (DOUBLE)
* ROUND TABLE 100
Blue Saphire
Location : 2nd Floor
Dimension : 128 m2
Capacities :
* CLASSROOM 80
* THEATER 150
* U-SHAPE 50 (DOUBLE)
* ROUND TABLE 100
Merah Delima, Jamrud, Mutiara
Location : 2nd Floor
Dimension : 48 m2
Capacities :
* CLASSROOM 30
* THEATER 60
* U-SHAPE 25 (DOUBLE)
* ROUND TABLE 30


TRANSPORTASI DI BALIKPAPAN

TRANSPORTASI


Terminal Batu Ampar

Perhubungan Darat

Jaringan Jalan di Kota Balikpapan menurut statusnya dapat diklasifikasikan menjadi 3 yaitu Jalan Negara, Jalan Propinsi dan Jalan Kota. Untuk Jalan Propinsi terdapat rute yang melinatasi daerah kota yang menghubungkan antara Balikpapan dengan Loa Janan dengan jarak + 100 Km, sedangkan jalan kota sepanjang 81,40 Km meliputi jalan sepanjang pinggiran pantai yang menghubungkannya dengan pelabuhan laut. Panjang jalan di Kota Balikpapan menurut status dan wewenang pembinaan jalan dapat diklasifikasikan menjadi :

Jalan Negara Sepanjang 25 Km

Jalan Propinsi Sepanjang 94,101 Km

Jalan Kota Sepanjang 260,304 Km

Total Panjang Jalan di Balikpapan 379,405 Km

Dengan ditetapkannya Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan sebagai Bandara Ermbarkasi Haji ke-V di Indonesia pada tahun 1995/1996, maka akan direncanakan peningkatan ruas jalan, kelanjutan dari Jalan Iswahyudi - Bandara Sepinggan menuju ke Asrama Haji Manggar menjadi dua jalur, pelaksanaan direncanakan tahun 2000/2001, sehingga perhubungan darat untuk menjangkau ibukota Propinsi dan antar kota lainnya tidak terbatas dan dapat dijangkau dengan berbagai jenis kendaraan.

Sarana dan prasarana cukup memadai, ini ditandai dengan banyaknya kendaraan wajib uji, banyaknya angkutan bus serta angkutan lainnya yang beroperasi di wilayah ini dan dengan tersedianya terminal antar kota disepanjang kondisi jalan yang beraspal.

Beberapa terminal yang ada diwilayah Kota Balikpapan, salah satu diantaranya difungsikan sebagai terminal antar kota yang lokasinya berada di Km.3,5 (Jalan Soekarno - Hatta) dan yang lainnya adalah Terminal Kampung Baru, Terminal Khusus Taxi Airport Sepinggan dan Terminal Balikpapan Permai.

Untuk wilayah kota perhubungan umumnya melalui darat dengan menggunakan kendaraan angkutan pelayanan umum yang tingkat kepadatannya dalam tahun 1996 (Survey terakhir) adalah setiap 432,824 M panjang jalan terdapat 4 - 6 buah kendaraan setiap wilayah bagian kota dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan umum dengan route-route tertentu sebagaimana terlihat pada tabel dibawah ini.

JUMLAH KENDARAAN DAN RUTE ANGKUTAN PELAYANAN UMUM (ANGKOT) DI BALIKPAPAN

Total Motorized and Route of Public Service Transportasion in Balikpapan

2006

Seri

Trayek Yang Dilalui

Jumlah Kendaraan

( Unit )

1

RSS Damai III - Terminal Batu Ampar - Karang Anyar - Kampung Baru PP

Dapat meleyani jurusan :

Somber, Inpres IV, Gunung Pipa, Gunung IV, Asrama Bukit, Kebun Sayur

108

2

Terminal Batu Ampar - Muara Rapak - Karang Jati - Gunung Sari - Jl. Mayjen Sutoyo - Jl. D.I. Panjaitan - Jl. Sungai Ampal - Balikpapan Baru PP

Dapat melayani jurusan :

Somber, Jl. Gunung Samarinda III, Jl. Dr. Sutomo, Jl. P. Antasari, Jl. S.Parman

13

2A

Terminal Damai - Jl. MT. Haryono - Perumahan Balikpapan Baru / RSS Damai III - RSS Damai Beriman / Korpri - Terminal Batu Ampar PP

Dapat melayani jurusan :

SMUN 4, Psr. Sepinggan, Komp. Praja Bakti / Pemda, Perumahan Taman Sari Bukit Mutiara, Sumber Rejo, Gunung Guntur

101

3

Terminal Batu Ampar - Rapak - Gunung Sari - Klandasan - Pelabuhan PP

Dapat melayani jurusan :

Somber, Gunung samarinda, Sumber Rejo, Karang Rejo, Karang Jati, Jl. P. Antasari, Jl. S. Parman, Martadinata, Jl. Kapt. P. Tendean, Sentosa, Prapatan

580

5

Terminal Kampung Baru - Kebun Sayur - Karang Anyar - Rapak - Gunung Sari - Pasar Baru - Terminal Damai PP

Dapat melayani jurusan :

Gunung IV, Gunung Pipa, Karang Rejo, Jl. P. Antasari, Jl. S. Parman, Jl. Mayjen Sutoyo

501

6

Terminal Kampung Baru - Karang Anyar - Pelabuhan Semayang - Klandasan - Terminal Damai PP

Dapat melayani jurusan :

Jl. Kapt. P. Tendean, Jl. A. Fadilah, Gunung Sari, Antasari, Pasar Baru

331

7

Terminal Damai - Sepinggan - Batakan - Manggar - Gunung Tembak PP

Dapat melayani jurusan :

Psr. Sepinggan dan Perumahan Sosial

291

8

Terminal Batu Ampar - Km.24 ( Karang Joang ) PP

71

8A

Terminal Baru Ampar - Perumahan Graha Indah - Kariangau PP

Dapat melayani jurusan :

SLTP Negeri 11, Perumahan Batu Ampar Permai, Perumahan PGRI dan Perumahan Bangun Reksa

0

Sumber : Dinas Perhubungan Kota Balikpapan / Source : Transportasion Office of Balikpapan City

JUMLAH KENDARAAN BERMOTOR WAJIB UJI MENURUT JENIS KENDARAAN

Total Motorized Vehicles Need be Checked Based On Vehicles Type

2001 - 2006

Jenis Kendaraan / Type

Tahun ( Year )

2001

2002

2003

2004

2005

2006

Mobil Penumpang Umum /

Public Passenger Car

2.336 unit

2.309 unit

2.342 unit

2.243 unit

2.472 unit

2.476 unit

Bis Umum /

Public Bus

150 unit

105

111

116

120

132

Bis Tidak Umum /

Non Public Bus

578 unit

328

350

394

475

481

Mobil Barang Umum /

Public Cargo Vehicles

484 unit

493

496

496

479

482

Mobil Barang Tidak Umum /

Non Public Cargo Vehicles

6.575 unit

4.694

4.701

5.973

6.053

6.150

Sumber : Dinas Perhubungan Kota Balikpapan / Source : Transportation Office of Balikpapan City

BANYAKNYA FASILITAS PENUNJANG ANGKUTAN JALAN RAYA DI KOTA BALIKPAPAN

Number of Traffic Supporting Facilities in Balikpapan City

2002 - 2006

N0

Fasilitas Lalu Lintas Angkutan Jalan /

Traffic Fasilities

Tahun ( Year )

2002

2003

2004

2005

2006

1

Terminal / Station

2

2

2

2

2

2

Tempat Parkir / Parking Area

13

14

14

14

14

3

Rambu Lalu Lintas / Traffic Sign

1.985

1.865

2.015

2.015

2.015

4

Lampu Lalu Lintas / Traffic Light

15

18

19

19

19

Sumber : Dinas Perhubungan Kota Balikpapan / Source : Transportation Office of Balikpapan City.

PANJANG JALAN MENURUT KEADAAN DAN STSTUS JALAN (KM)

Lenght of Roads under State by Road Condition and Status ( Km )

2003 - 2004

Keadaan Status Jalan
Jalan Negara
Jalan Propinsi
Jalan Kota
2003
2004
2003
2004
2003
2004
1
2
3
4
5
6
7
Jenis Permukaan
Diaspal
49,00
49,00
140,27
140,27
220,32
232,20
Kerikil
-
-
3,20
3,20
75,60
77,08
Tanah
-
-
22,00
22,00
83,48
70,12
Tidak Dirinci
-
-
-
-
-
-
Jumlah
49,00
49,00
165,47
165,47
379,40
379,40
Kondisi Jalan
Baik
47,00
47,50
108,9
110,90
220,32
232,20
Sedang
2,00
1,00
34,57
34,57
75,60
77,09
Rusak
-
0,50
22,0
20,00
83,48
70,12
Rusak Berat
-
-
-
-
-
-
Jumlah
49,00
49,00
165,47
165,47
379,40
379,40
Kelas Jalan
Kelas I
49,00
49,00
-
-
-
-
Kelas II
-
-
-
-
-
-
Kelas III
-
-
-
-
-
-
Kelas III A
-
-
120,50
120,50
-
-
Kelas III B
-
-
1,80
1,80
-
-
Kelas III C
-
-
43,17
43,17
220,32
232,20
Kelas Tidak Dirinci
-
-
-
-
-
147,20
Jumlah
49,00
49,00
165,47
165,47
220,32
379,40

Sumber : Dinas PU Kota Balikpapan dan Kimpraswil Prov. Kaltim UPTD Wilayah Selatan Dinas PU Kota Balikpapan

Perhubungan Sungai

Peranan sungai diwilayah Kota Balikpapan memegang peranan penting, khususnya sebagai sumber air baku PDAM disamping sebagian kecil dipergunakan untuk pengairan sawah di kota wilayah Hinterland kota. Jenis angkutan yangumum dipergunakan untuk penyeberangan melalui sungai adalah kapal ferry, speed boat, kapal tarik, ponton, tongkang dan perahu motor. Jumlah prasarana angkutan sungai yang terdaftar diwilayah LLASDP Balikpapan pada tahun 1999 dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

JUMLAH KENDARAAN ANGKUTAN SUNGAI DI BALIKPAPAN DIRINCI MENURUT JENIS KENDARAAN

Total Rivers Transportation Based on Kind of Machine

2002 - 2006

Jenis Transportasi / Kind of Transportation

Jumlah ( Amount )

Thn 2002

Thn 2003

Thn 2004

Thn 2005

Thn 2006

Kapal Motor

7

1

1

1

1

Speed Boat

108

108

108

108

108

Ponton

-

-

-

-

-

Kapal Tarik

-

-

-

-

-

Ferry

7

7

7

7

7

Kelotok

44

44

44

44

44

Sumber : LLASD Kota Balikpapan / Source : LLASD of Balikpapan City

Minggu, 31 Mei 2009

POTENSI KOTA BALIKPAPAN

KILANG MINYAK

POTENSI DAERAH BALIKPAPAN






KILANG MINYAK


Kilang minyak ini terletak di tepi teluk Balikpapan, meliputi daerah seluas 2,5 Km2 . Kilang ini merupakan kilang tua yang dibangun tahun 1922. Saat pecah Perang Dunia II kilang ini hancur akibat pemboman hebat yang dilancarkan oleh pihak Sekutu dan pembangunan kembali kilang yang hancur ini dimulai tahun 1950. Kilang minyak Balikpapan terdiri dari areal kilang, yaitu Kilang Balikpapan I dan Kilang Balikpapan II.

Kilang Balikpapan I terdiri dari :
- 2 Unit pengilangan minyak kasar (mentah). Hasil dari unit ini adalah Naphta, kerosene, gasoline, diesel, dan residue.

- 1 Unit penyulingan hampa (High Vacuum Unit) hasil unit ini adalah : parafinic oil destilate (POD), yang dipakai untuk bahan baku untuk 1 unit pabrik lilin dengan kapasitas 100 ton lilin perhari.
Lilin yang dihasilkan terdiri dari berbagai jenis (grade) yang dipasarkan didalam negeri maupun keluar negeri.


Kilang Balikpapan II terdiri dari :
Kilang ini diresmikan tanggal 1 Nopember 1983, terdiri dari dua kelompok kilang, yaitu : Kilang Hydroskiming dan kelompok Kilang Hydrocracking. Hasil dari kilang balikpapan II ini adalah : gas (refinery gas), LPG, Naphta, kerosene, diesel, dan residue.

BANDAR UDARA SEPINGGAN



BALIKPAPAN HISTORY

Sejarah Asal-usul Nama Kota Balikpapan
Nama Balikpapan kurang jelas kapan berasal dan apa makna nama itu. Menilik susunan katanya dapat dimasukkan ke dalam asal kata bahasa Melayu. Menurut buku karya F. Valenijn pada tahun 1724, menyebut suatu daerah di hulu sebuah sungai di sebuah Teluk sekitar tiga mil dari pantai, desa itu bernama BILIPAPAN. Lepas dari persoalan ucapan maupun pendengaran, jelas bahwa nama tersebut dikaitkan dengan sebuah komunitas pedesaan di teluk yang sekarang dikenal dengan nama Teluk Balikpapan.
Terdapat beberapa versi terkait dengan asal-usul nama Balikpapan :
1. Versi Pertama ( Sumber : Buku 90 Tahun Kota Balikpapan yang mengutip buku karya F. Valenijn tahun 1724 )
Menurut legenda asal nama Balikpapan adalah karena sebuah kejadian yang terjadi pada tahun 1739, sewaktu dibawah Pemerintahan Sultan Muhammad Idris dari Kerajaan Kutai, yang memerintahkan kepada pemukim-pemukim di sepanjang Teluk Balikpapan untuk menyumbang bahan bangunan guna pembangunan istana baru di Kutai lama. Sumbangan tersebut ditentukan berupa penyerahan sebanyak 1000 lembar papan yang diikat menjadi sebuah rakit yang dibawa ke Kutai Lama melalui sepanjang pantai. Setibanya di Kutai lama, ternyata ada 10 keping papan yang kurang (terlepas selama dalam perjalanan) dan hasil dari pencarian menemukan bahwa 10 keping papan tersebut terhanyut dan timbul disuatu tempat yang sekarang bernama "Jenebora". Dari peristiwa inilah nama Balikpapan itu diberikan (dalam istilah bahasa Kutai "Baliklah - papan itu" atau papan yang kembali yang tidak mau ikut disumbangkan).
2. Versi Kedua ( Sumber : Legenda rakyat yang dimuat dalam buku 90 Tahun Kota Balikpapan )
Menurut legenda dari orang-orang suku Pasir Balik atau lazim disebut Suku Pasir Kuleng, maka secara turun menurun telah dihikayatkan tentang asal mula nama "Negeri Balikpapan". Orang-orang suku Pasir Balik yang bermukim di sepanjang pantai teluk Balikpapan adalah berasal dari keturunan kakek dan nenek yang bernama " KAYUN KULENG dan PAPAN AYUN ". Oleh keturunannya kampung nelayan yang terletak di Teluk Balikpapan itu diberi nama "KULENG - PAPAN" atau artinya "BALIK - PAPAN" (Dalam bahasa Pasir, Kuleng artinya Balik dan Papan artinya Papan) dan diperkirakan nama negeri Balikpapan itu adalah sekitar tahun 1527.
Hari Jadi Kota Balikpapan
Hari jadi Kota Balikpapan ditentukan pada tanggal 10 Februari 1897. Penetapan tanggal ini merupakan seminar sejarah Kota Balikpapan tanggal 1 Desember 1984. Tanggal 10 Februari 1897 ini adalah tanggal Pengeboran pertama minyak di Balikpapan yang dilakukan Perusahaan Mathilda sebagai dari pasal-pasal kerjasama antara J.H Menten dengan Mr. Adam dari Firma Samuel dan CO.
Nilai Budaya Kota Balikpapan
Kota Balikpapan berawal sejak ditemukannya sumur minyak oleh Matilda pada tanggal 10 Februari 1897. Sejak saat itulah Kota Balikpapan diminati oleh masyarakat luar karena terkenal sebagai kota minyak. Berbagai suku di Indonesia khususnya Kalimantan sendiri, Sulwesi dan Jawa datang untuk mencari nafkah di Balikpapan.Perkembangan Kota Balikpapan semakin pesat, masyarakat Kota Balikpapan secara langsung terjadi akulturasi berbagai budaya, berbagai suku di Indonesia, ini bisa tercermin dari bahasa pengantar yang digunakan warga Balikpapan adalah yaitu bahasa Indonesia baik sekolah, rumah, tempat kerja dan lain-lain.
Pada kurun waktu yang bersamaan keragaman etnis yang datang diikuti pula dengan berbagai adat istiadat dan agama. Adat istiadat dari berbagai etnis sangat terbina dengan baik, demikian pula penganut agama yang dipeluknya. Hal ini didukung oleh adanya faktor akulturasi budaya, sehingga hubungan masyarakat terjalin harmonis secara turun temurun. Yang menjadi khas Kota Balikpapan adalah tidak terdapat dominasi salah satu suku, baik dari suku asli Kalimantan maupun suku pendatang, sehingga perekat bahasa yang dipakai adalah bahasa Indonesia.
Sebagai wujud implementasi dalam rangka memelihara, menjaga dan meningkatkan integritas, kondusif Kota Balikpapan, sesuai motto Balikpapan Kubangun, Kujaga dan Kubela.
Balikpapan sebagai kota yang strategis dan kondusif, sangat didukung oleh masyaraat, terutama dalam keramahan dan kebersamaaan warga kota dalam keragaman suku / etnis, budaya, nilai kekerabatan antar suku sangat kental, sebagai modal utama mengantarkan Balikpapan sebagai masyarakat yang madani, yang memiliki masyarakat majemuk yang hidup rukun, harmonis, berperadaban modern, maju serta mamiliki nilai-nilai moralitas spiritual, agama dan kepercayaan masing-masing.
Nilai guyub / kebersamaan yang tinggi mampu mengikat rasa persaudaraan antar suku, menjadikan pondasi terbangunnya kondisi terus terjaga, menjadikan Kota Balikpapan sebagai Kota Bersih, Indah, Aman dan Nyaman.
Budaya bersih dan wawasan lingkungan, juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan pada umumnya telah menjadi ciri masyarakat Balikpapan, terakomodir secara profesional dalam program Pemerintah Kota Balikpapan, yakni : CLEAN, GREEN and HEALTHY (Bersih, Hijau dan Sehat)

Visi Kota Balikpapan
Terwujudnya Balikpapan sebagai kota industri, perdagangan, jasa dan pariwisata yang didukung oleh penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik (Good Governance) dan masyarakat yang beriman, sejahtera, religius dan berperadapan maju (Madinatul Iman)
Misi Kota Balikpapan
Mewujudkan sumber daya manusia yang beriman, sehat jasmani dan memiliki daya saing dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Meujudkan tersedianya infrastruktur kota yang mampu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan fungsi kota di masa depan.
Mewujudkan kondisi kota yang layak huni dan berwawasan lingkungan.
Mewujudkan perekonomian kota yang berorientasi kepada pengembangan potensi ekonomi kerakyatan dan pengembangan basis ekonomi kota di masa depan.
Mewujudkan penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik (Good Governance)
Mewujudkan penegakan hukum yang menjamin keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat.
Nama-nama Walikota Balikpapan :
1. H.A.R.S.MUHAMMAD ( 1960 - 1963 )
2. MAYOR TNI. AD BAMBANG SOETIKNO ( 1963 - 1965 )
3. MAYOR TNI.AD IMAT SAILI ( 1965 - 1967 )
4. MAYOR POL.ZAINAL ARIFIN ( 1967 - 1973 )
5. LETKOL.POL.H.M.ASNAWI ARBAIN ( 1974 - 1981 )
6. KOL.CZI.TNI.AD.SYARIFUDIN YOES ( 1981 - 1989 )
7. H. HERMAIN OKOL (Sebagai Plt.Walikota) ( 1989 - 1991 )
8. KOL.INF.H.TJUTJUP SUPARNA ( 1991 - Juni 2001)
9. H. IMDAAD HAMID ( Juni 2001 - Sampai Dengan Sekarang

Sumber : Balikpapan.go.id (BKD Kota Balikpapan)